26 August 2026
Berita
Oleh Marketing IDPublishing

Apa Itu LoA (Letter of Acceptance) & Mengapa Sangat Penting?

Sudah mengirim artikel ke jurnal dan diminta menyerahkan LoA untuk kebutuhan kampus, kelulusan, kenaikan jabatan, atau administrasi penelitian? Bagi penulis pemula, istilah ini sering menimbulkan kebingungan.

Sebagian orang menganggap LoA berarti artikel sudah terbit. Sebagian lainnya mengira LoA otomatis membuktikan bahwa jurnal tertentu terindeks SINTA atau Scopus.

Padahal, pemahaman tersebut tidak selalu tepat.

Lalu, apa itu LoA sebenarnya? LoA atau Letter of Acceptance adalah dokumen yang menyatakan bahwa sebuah artikel telah diterima oleh jurnal untuk dipublikasikan setelah melalui proses editorial yang berlaku.

Dokumen ini penting karena menjadi bukti bahwa manuskrip telah mencapai tahap penerimaan atau acceptance, meskipun artikelnya belum tentu sudah terbit secara resmi.

 

Apa Itu LoA dalam Publikasi Jurnal?

Letter of Acceptance jurnal adalah surat atau dokumen resmi yang diterbitkan oleh pengelola jurnal untuk menyatakan bahwa artikel penulis telah diterima untuk dipublikasikan.

Dalam proses penerbitan ilmiah, manuskrip biasanya melalui beberapa tahapan sebelum memperoleh keputusan diterima.

Secara umum, alurnya dapat berupa:

  1. Submission artikel
  2. Pemeriksaan awal oleh editor
  3. Peer review
  4. Revisi oleh penulis
  5. Evaluasi kembali
  6. Keputusan editorial
  7. Acceptance
  8. Produksi dan penerbitan

LoA biasanya diterbitkan setelah editor memberikan keputusan bahwa manuskrip dapat diterima untuk publikasi.

Namun, mekanisme penerbitan LoA dapat berbeda antara satu jurnal dengan jurnal lainnya.

Ada jurnal yang langsung mengirimkan surat penerimaan setelah keputusan acceptance. Ada pula yang hanya menampilkan status artikel di sistem editorial atau mengirimkan pemberitahuan melalui email.

 

Kapan LoA Jurnal Diterbitkan?

Pada umumnya, LoA jurnal ilmiah diterbitkan setelah artikel dinyatakan diterima oleh editor.

Artinya, LoA tidak seharusnya diberikan hanya karena penulis telah melakukan submission.

Sebelum artikel diterima, jurnal dapat melakukan beberapa proses seperti:

  • Pemeriksaan kesesuaian scope
  • Pemeriksaan struktur manuskrip
  • Pemeriksaan kelengkapan administrasi
  • Peer review
  • Revisi minor atau mayor
  • Pemeriksaan kembali hasil revisi

Setelah editor menyimpulkan bahwa manuskrip memenuhi persyaratan jurnal, keputusan acceptance dapat diberikan.

Pada tahap inilah Letter of Acceptance biasanya diterbitkan.

 

Apa Fungsi LoA bagi Penulis?

LoA bukan hanya sebuah surat pemberitahuan. Dalam banyak konteks akademik, dokumen ini memiliki fungsi administratif yang cukup penting.

1. Bukti Artikel Telah Diterima

Fungsi LoA yang paling utama adalah sebagai bukti bahwa artikel telah mendapatkan keputusan diterima oleh jurnal.

Dokumen tersebut dapat membantu penulis menunjukkan bahwa manuskripnya telah melewati proses editorial dan telah mencapai status acceptance.

Namun, penulis tetap perlu memahami bahwa status accepted berbeda dengan published.

2. Dokumen Pendukung Kebutuhan Akademik

Pada beberapa institusi, LoA dapat digunakan sebagai dokumen pendukung untuk kebutuhan akademik tertentu.

Misalnya:

  • Persyaratan kelulusan
  • Yudisium
  • Administrasi beasiswa
  • Laporan penelitian
  • Laporan hibah
  • Dokumen kinerja akademik

Ketentuan ini dapat berbeda antara satu universitas atau institusi dengan institusi lainnya.

Karena itu, penulis sebaiknya memastikan terlebih dahulu apakah institusinya menerima LoA sebagai bukti yang sah.

3. Bukti Proses Publikasi Sudah Mencapai Tahap Acceptance

Proses publikasi jurnal dapat berlangsung dalam beberapa tahapan.

Ketika penulis memperoleh LoA, berarti manuskrip telah melewati sebagian besar proses evaluasi dan mendapatkan keputusan penerimaan dari editor.

Dengan demikian, LoA dapat menjadi indikator bahwa artikel telah bergerak dari tahap review menuju tahapan produksi atau penerbitan.

4. Referensi untuk Administrasi Institusi

Dalam beberapa kasus, institusi membutuhkan informasi seperti:

  • Judul artikel
  • Nama penulis
  • Nama jurnal
  • Volume atau edisi yang direncanakan
  • Tanggal penerimaan
  • Pernyataan acceptance

Informasi tersebut biasanya tercantum di dalam Letter of Acceptance jurnal dan dapat digunakan sebagai dokumen pendukung administrasi.

 

Apa Saja Isi Letter of Acceptance Jurnal?

Format LoA dapat berbeda antara setiap penerbit atau jurnal.

Namun, secara umum LoA dapat memuat beberapa informasi berikut:

  • Nama atau logo jurnal
  • Identitas penerbit
  • Judul artikel
  • Nama penulis
  • Pernyataan bahwa artikel telah diterima
  • Tanggal acceptance
  • Informasi volume atau nomor penerbitan jika tersedia
  • Nama editor atau pihak yang berwenang
  • Nomor surat atau identitas dokumen jika digunakan
  • Informasi kontak jurnal

Beberapa jurnal menerbitkan LoA dalam bentuk PDF, sedangkan jurnal lainnya menggunakan email keputusan editorial sebagai bukti acceptance.

Karena itu, tidak semua jurnal mempunyai format LoA yang sama.

 

Bagaimana Cara Mendapatkan LoA Jurnal?

Untuk memperoleh LoA yang sah, penulis harus menjalani proses publikasi melalui jurnal yang dituju.

Secara umum, cara mendapatkan LoA jurnal adalah:

  1. Menentukan jurnal yang sesuai dengan bidang penelitian
  2. Membaca Author Guidelines
  3. Menyesuaikan manuskrip dengan template jurnal
  4. Melakukan submission
  5. Mengikuti proses editorial
  6. Menjalani peer review
  7. Melakukan revisi apabila diminta
  8. Mendapatkan keputusan acceptance dari editor
  9. Menerima atau mengajukan permintaan LoA sesuai kebijakan jurnal

Tidak ada jalan pintas yang dapat menjamin sebuah artikel memperoleh LoA dari jurnal ilmiah yang dikelola secara profesional.

Keputusan penerimaan seharusnya didasarkan pada evaluasi editorial dan kualitas manuskrip.

 

Apakah LoA Berarti Artikel Sudah Terbit?

Tidak.

Ini adalah salah satu kesalahpahaman yang paling sering terjadi.

LoA menunjukkan artikel telah diterima, bukan berarti artikel sudah diterbitkan.

Setelah memperoleh acceptance, artikel biasanya masih perlu menjalani tahapan produksi seperti:

  • Copyediting
  • Layout
  • Proofreading
  • Pengecekan metadata
  • Penentuan volume dan nomor
  • Publikasi di website jurnal

Karena itu, tanggal acceptance dan tanggal publication dapat berbeda.

Sebagai contoh, sebuah artikel dapat diterima pada bulan Januari, tetapi baru diterbitkan dalam edisi jurnal pada bulan Maret atau bulan berikutnya.

Jika sebuah institusi meminta bukti artikel sudah terbit, LoA belum tentu dapat menggantikan bukti publikasi resmi.

 

Apakah LoA Menjamin Jurnal Terindeks SINTA atau Scopus?

Tidak.

Keberadaan LoA tidak dapat digunakan sebagai satu-satunya bukti bahwa jurnal terindeks SINTA, Scopus, Web of Science, atau database lainnya.

Status indeksasi harus diverifikasi langsung melalui sumber resmi indeks tersebut.

Misalnya, apabila jurnal mengklaim terakreditasi SINTA, penulis perlu memeriksa status jurnal pada sistem resmi SINTA atau sumber akreditasi yang berlaku.

Hal yang sama berlaku untuk Scopus.

Jangan menganggap sebuah jurnal kredibel hanya karena memberikan LoA.

Penulis tetap perlu memeriksa:

  • Identitas penerbit
  • Website jurnal
  • Editorial board
  • Focus and scope
  • Riwayat edisi
  • Kebijakan peer review
  • Status indeksasi
  • Informasi biaya
  • Kontak resmi jurnal

 

Ciri-Ciri LoA Jurnal yang Perlu Diperiksa

Setelah menerima LoA, jangan langsung menggunakannya tanpa melakukan pengecekan.

Periksa apakah informasi di dalam dokumen sesuai dengan artikel dan jurnal tujuan.

Beberapa hal yang dapat diperiksa antara lain:

  1. Nama jurnal jelas

    Nama jurnal harus sesuai dengan jurnal tempat manuskrip disubmit.

  2. Judul artikel benar

    Pastikan tidak terdapat kesalahan penulisan judul.

  3. Nama penulis sesuai

    Periksa nama penulis dan urutannya.

  4. Pernyataan acceptance jelas

    Dokumen harus menerangkan bahwa artikel telah diterima untuk publikasi.

  5. Tanggal penerimaan tercantum

    Tanggal acceptance membantu memperjelas kapan keputusan editorial diberikan.

  6. Identitas jurnal atau penerbit dapat diverifikasi

    Informasi dalam LoA sebaiknya dapat dicocokkan dengan website resmi jurnal.

  7. Diterbitkan oleh pihak yang berwenang

    Surat penerimaan seharusnya berasal dari jurnal, editor, atau penerbit yang menangani manuskrip.

 

Waspadai LoA Palsu dan Jurnal Tidak Kredibel

Kebutuhan akademik terhadap LoA terkadang dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Penulis perlu berhati-hati apabila menemukan pihak yang menawarkan:

  • LoA tanpa submission artikel
  • LoA dalam waktu tidak masuk akal
  • Acceptance tanpa proses editorial
  • Jaminan pasti diterima
  • LoA dari jurnal yang identitasnya tidak jelas
  • Klaim indeksasi yang tidak dapat diverifikasi

Jangan hanya mengejar LoA untuk memenuhi target administrasi.

Publikasi ilmiah seharusnya tetap mengutamakan integritas, kualitas penelitian, dan kredibilitas jurnal.

LoA yang berasal dari jurnal bermasalah justru dapat menimbulkan persoalan akademik di kemudian hari.

 

Kesimpulan

Apa itu LoA? LoA atau Letter of Acceptance adalah dokumen yang menyatakan bahwa sebuah artikel telah mendapatkan keputusan diterima untuk dipublikasikan oleh jurnal.

Dokumen ini dapat berfungsi sebagai bukti acceptance dan digunakan untuk berbagai kebutuhan akademik atau administratif sesuai kebijakan institusi.

Namun, LoA bukan berarti artikel sudah resmi terbit. LoA juga tidak otomatis membuktikan bahwa jurnal tersebut terindeks SINTA, Scopus, atau indeks tertentu.

Karena itu, penulis tetap harus memeriksa kredibilitas jurnal, status indeksasi, proses editorial, serta informasi yang tercantum dalam LoA.

Sedang mempersiapkan artikel untuk publikasi? Jelajahi jurnal-jurnal ilmiah yang diterbitkan IDPublishing dan temukan jurnal dengan focus and scope yang sesuai dengan bidang penelitian Anda.

 

Kontak Media

Untuk informasi lebih lanjut, wawancara, atau kerja sama, silakan hubungi:

Humas PT Penerbit Jurnal Indonesia (IDPUBLISHING)

Email: [email protected]
Telepon/WhatsApp: wa.me/idpub
Website: idpublishing.org
Alamat: Jl. Sidorejo, Gg. Nakula No. C12, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, D.I Yogyakarta 55182